Berita

Limbah kain yang dihasilkan dari Piala Dunia Qatar akhir tahun lalu/Net

Dunia

Qatar Daur Ulang Limbah Pertandiangan Piala Dunia FIFA

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 15:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah sukses menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA, kini Qatar dihadapkan dengan banyaknya limbah kain poliester yang sebelumnya digunakan untuk media promosi.

Oleh karenanya, Komite Tertinggi Pengiriman dan Peninggalan (SC) Qatar berinisiatif mendaur ulang limbah, bekerja sama dengan perusahaan Arab Saudi.

"Sebanyak 173 ton limbah promosi yang digunakan di Piala Dunia FIFA Qatar 2022 sedang didaur ulang oleh  Saudi Top Plastics," ungkap SC dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Xinhua pada Senin (21/8).


Direktur Eksekutif Keberlanjutan SC, Bodour Al Meer menjelaskan bahwa limbah kain poliester ini sebelumnya digunakan sebagai pembungkus, spanduk, dan penutup pagar di stadion serta tempat lainnya selama gelaran Piala Dunia November lalu.

"Kami mengambil langkah berkelanjutan untuk menangani limbah tersebut dengan mendaur ulangnya menjadi pelet plastik untuk menghasilkan produk baru seperti pita atau wadah kemasan," kata Al Meer.

Dia menambahkan, hampir 80 persen limbah turnamen didaur ulang, dengan sisanya dikirim ke pabrik limbah untuk diubah menjadi energi terbarukan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya