Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Somalia Larang Warga Main TikTok, Telegram dan Judi Online

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Platform media sosial seperti TikTok dan Telegram, serta judi online resmi dilarang oleh pemerintah Somalia karena diduga kerap digunakan kelompok teroris untuk menyebarkan propaganda.

Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia pada Minggu (20/8), memerintahkan seluruh penyedia layanan internet untuk memblokir aplikasi serta situs tersebut.

"Dalam upaya mengakhiri perang dan membasmi teroris di Somalia, kami menginstruksikan perusahaan layanan internet untuk menangguhkan aplikasi TikTok, Telegram, dan 1XBET karena digunakan teroris untuk menyesatkan warga," begitu peringatan pemerintah, seperti dimuat Arab News.


Langkah tersebut dilakukan menjelang operasi militer fase kedua yang akan dilakukan militer Somalia terhadap militan Al Shabaab. Kelompok teroris yang diduga berafiliasi dengan Al Qaeda itu telah melancarkan konflik berdarah di Somalia dalam 15 tahun terakhir.

Meski sudah diusir dari ibu kota ibu kota Mogadishu pada tahun 2011, tetapi hingga kini, Al Shabaab masih menguasai sebagian besar pedesaan dan terus melakukan serangan mematikan terhadap sasaran sipil, politik dan militer.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya