Berita

Rizal Ramli bersama sejumlah aktivis menggelar konferensi pers/RMOL

Politik

Banyak Rakyat Melarat, RR: Waktunya Perubahan Sudah Tiba

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kondisi bangsa Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Mayoritas masyarakat mengalami kesulitan akibat mahalnya biaya hidup.

Menurut Begawan Ekonomi Rizal Ramli, situasi hari ini sudah memenuhi unsur untuk menghadirkan gerakan perubahan. Layaknya perubahan rezim melalui gerakan reformasi yang digalang mahasiswa pada 1998.

Kondisi ekonomi rakyat sekarang, kata sosok yang akrab disapa RR itu, banyak yang melarat, bahkan lebih sulit dari April hingga Mei 1998. Selain itu, daya beli rakyat terus dirontokkan dengan kenaikan harga-harga dan tarif.


"Hari ini perubahan sudah tiba. Kenapa saya yakin? karena kondisi objektifnya sudah matang. Kalau belum matang, walau kita semangat, all out, tetap saja tidak terjadi," kata Rizal Ramli, saat jumpa pers di kediamannya, Jalan Bangka, Jakarta Selatan, Senin (21/8).

Kondisi objektif yang dimaksud Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu di antaranya krisis ekonomi dan ketimpangan hukum.

"Republik Indonesia dibangun sebagai negara hukum, bukan negara kekuasaan. Jeleknya, ini malah negara kekuasaan keluarga. Maka, waktunya perubahan sudah tiba, kondisi objektifnya sudah matang," tandas Rizal Ramli.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya