Berita

BNPT menggelar upacara bersama 16 Mitra Deradikalisasi di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Rabu (17/8)/Ist

Politik

Momen HUT RI, BNPT Gelorakan Pesan Persatuan dan Tolak Kekerasan

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat harus berperan proaktif dalam menjaga persatuan dan menghargai perbedaan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, harmoni, dan tanpa kekerasan.

Begitu pesan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.

"Semoga Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, senantiasa merawat keberagaman dan menghargai perbedaan," kata Komjen Rycko dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/8).


Di usia Indonesia yang genap 78 tahun, BNPT berkomitmen untuk hadir di berbagai wilayah, dalam rangka mewujudkan cita-cita tersebut.

Disampaikan Kepala Bagian Hukum, Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi BNPT Kombes Pol. Astuti Idris, kehadiran BNPT semata merupakan bagian dari upaya menggelorakan persatuan dan kesatuan serta menolak ideologi kekerasan.

“Kami hadir di berbagai tempat di ponpes di wilayah-wilayah yang terdapat mitra deradikalisasi untuk menggelorakan persatuan dan kesatuan dan menolak kekerasan,” katanya.

Salah satu momen kehadiran BNPT, adalah dalam pelaksanaan upacara bersama 16 Mitra Deradikalisasi di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Rabu (17/8).

Astuti menambahkan upacara kemerdekaan yang dihadiri mitra deradikalisasi merupakan bukti bahwa mereka telah dapat berbaur dengan masyarakat umum serta memiliki rasa nasionalisme.

“Keikutsertaan mitra deradikalisasi menunjukkan mitra deradikalisasi ikut berbaur dan telah diterima dengan baik oleh masyarakat Bima," pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya