Berita

Pengadilan Rusia/Net

Global

Diduga Memata-matai Rusia, Seorang Warga AS Ditangkap

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 15:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dicurigai melakukan tindakan spionase di Rusia, seorang warga negara AS, Gene Spector, akhirnya ditangkap dan ditahan aparat Moskow.

Menurut laporan Interfex pada Jumat (18/8), Spector telah mengakui perbuatan yang dituduhkan dan akan menghadapi hukuman 20 tahun penjara.

Kantor berita resmi Rusia Ria Novosti menyatakan bahwa kasus penahanan Spector masih dirahasiakan dan belum ada keterangan lebih lanjut yang bisa dibagikan pada publik.


Kantor berita TASS mengungkap latar belakang Spector. Dia sebenarnya lahir dan besar di Rusia, sebelum akhirnya pindah ke AS dan mendapatkan kewarganegaraan di sana.

Sebelum ditangkap, Spector pernah menjabat sebagai Direktur Umum grup perusahaan Medpolimerprom Rusia.

September tahun lalu, Spector dikenai hukuman tiga setengah tahun penjara atas kasus korupsi yang melibatkan asisten mantan Wakil Perdana Menteri Rusia Arkady Dvorkovich.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak warga AS yang dituduh melakukan kejahatan dan mendapat hukuman berat dari Rusia.

Washington menuduh Moskow berusaha menggunakan mereka sebagai alat tawar-menawar untuk bisa membebaskan warga Rusia yang ditahan di Amerika Serikat.

Maret lalu, reporter Wall Street Journal Evan Gershkovich ditahan dan dituduh sebagai mata-mata selama perjalanannya ke Ural.

Dia yang kerap menulis laporan tentang invasi besar-besaran Rusia di Ukraina itu menjadi jurnalis Barat pertama yang ditangkap atas tuduhan spionase sejak Soviet runtuh.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya