Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky ketika berbicara selama KTT NATO di Vilnius/Net

Dunia

Ukraina Tegas Tolak Usulan NATO untuk Menyerah pada Rusia

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 23:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peta jalan damai yang diajukan oleh staf Sekretaris Jenderal NATO, Stian Jenssen mendapat penolakan keras dari pemerintah Ukraina.

Pasalnya, staf NATO itu menyarankan agar Ukraina menyerahkan wilayah yang diduduki Rusia untuk mengakhiri perang.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleh Nikolenko jelas-jelas menolak usulan Jensses dan menilainya sebagai pro-Rusia.


"Ukraina tidak akan pernah memperdagangkan wilayahnya. Usulan semacam itu memperlihatkan bahwa NATO seperti berpihak pada Rusia," tegasnya dalam postingan di Facebook, seperti dimuat Radio Free Europe pada Rabu (16/8).

Sejalan dengan Nikolenko, Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Ukraina Oleksiy Danilov juga melontarkan kritikan yang sama.

Danilov menyebut komentar staf NATO sebagai langkah yang aneh, terlebih selama ini organisasi pertahanan itu menyatakan dukungannya secara terus menerus untuk Ukraina.

"Sama sekali tidak jelas mengapa ini dilakukan," ujarnya.

Selama diskusi panel di Arendal, Norwegia pada Selasa (15/8), Jenssen berkomentar bahwa penyerahan wilayah bisa menjadi solusi yang memungkinkan untuk menyelesaikan konflik.

Menurut Jenssen, Rusia nampak meningkatkan serangan militernya, sehingga sangat tidak realistis jika Ukraina berusaha memperluas pembebasan wilayahnya.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di KTT Vilnius pada Juli lalu menegaskan komitmen negaranya untuk membebaskan seluruh wilayahnya dari Rusia.

Pejabat NATO belum berkomentar secara terbuka atas pernyataan Jenssen, tetapi beberapa pejabat NATO yang tidak ingin disebutkan namanya, mengaku akan mendukung penuh kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya