Berita

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

Bamsoet: Siapapun Presiden Terpilih harus Teruskan Tongkat Estafet Pembangunan Nasional

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 11:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyinggung soal calon presiden dengan tagline keberlanjutan patut didukung untuk meneruskan perjuangan pemerintahan saat ini.

Hal itu disampaikan Bambang Soesatyo ketika menyampaikan isi pidato Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD RI, 2023 di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (16/8).

"Lebih dari itu, kita berharap, siapapun nantinya yang terpilih hendaknya meneruskan tongkat estafet pembangunan nasional, konsisten untuk mengambil langkah-langkah positif, dan melanjutkan apa yang telah dimulai oleh para
pemimpin sebelumnya," katanya.

pemimpin sebelumnya," katanya.

Semula pria yang akrab disapa Bamsoet itu menyampaikan tentang kerja keras pemerintah dalam menata ulang pembangunan ekonomi di segala bidang dan harus juga dibarengi dengan penataan kembali demokrasi Indonesia.

Kemudian, Bamsoet mengupas soal tahapan pemilu 2024 yang kini sudah dilewati dan akan menghadapi Pilpres pada 14 Februari 2024 sekaligus Pileg dan pemilihan kepala daerah.

"Tahapan pemilu memang akan selesai dalam beberapa bulan ke depan. Tetapi demokrasi tak hanya berhenti pada tahap demi tahap pemilu tersebut. Demokrasi berjalan sepanjang masa bersamaan dengan kehidupan sehari-hari," kata Bamsoet.

Pihaknya meminta agar kebijakan pemerintah yang akan datang harus berpihak kepada kemaslahatan rakyat.

"Dengan semangat tersebut, mari kita sambut pemilihan umum 2024 untuk mewujudkan demokrasi konstitusional dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga Pemilu dapat menjadi arena kontestasi untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa, yang akan duduk di kursi legislatif dan eksekutif, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional," jelasnya.

Menurutnya, sudah selayaknya seluruh pemimpin partai politik dan juga para pemimpin dan tokoh bangsa untuk ikut mengambil tanggung jawab dalam mempersiapkan keberlanjutan kepemimpinan nasional dengan mendasarkan “prinsip negara demokrasi berdasarkan hukum”.

"Siapapun yang nantinya terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, wajib kita dukung bersama-sama untuk menjalankan misi besar, menuju Indonesia Maju," tegasnya.

Kemudian Bamsoet menutupnya dengan sebuah pantun yang menyindir saat ini sudah muncul capres namun belum tampak siapa cawapresnya.

"Dari Aceh sampai Papua,
Sudah tentu berbeda sukunya.
Para capres sudah tau siapa,
Meski masih belum jelas siapa cawapresnya
," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya