Berita

Prabowo Subianto dengan Erick Thohir/Net

Politik

Hasil LSI: Prabowo dengan Erick Thohir Lebih Menjanjikan Ketimbang Sama Gibran

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memenangkan Pilpres 2024 tergantung pada calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyampaikan, dari hasil survei terbaru menunjukkan peluang menang Prabowo lebih besar jika dipasangkan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa menjelaskan, terdapat dua nama bakal cawapres yang potensial mendampingi Prabowo, dan memberikan efek ekor jas dalam perolehan suara di Pilpres 2024.


"Dari empat simulasi yang ada, menunjukan Prabowo berada di posisi pertama dari tiga nama capres yang mengemuka," ujar Ardian dalam rilis survei yang digelar Senin (14/8).

Dia mengurai, elektabilitas Prabowo tercatat menanjak tinggi ketika dipasangkan dengan Menteri BUMN, Erick Thohir ketimbang dipasangkan dengan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

"Prabowo dipasangkan dengan Erick Thohir mencapai 38,9 persen. Sementara jika dipasangkan dengan Gibran 38,8 persen," urai dia.

Sedangkan pada dua simulasi lainnya, Ardian menyebutkan elektabilitas Prabowo jika dipasangkan dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mencapai 37,5 persen, dan jika dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 36,5 persen.

Dalam survei tersebut, LSI Denny JA menggunakan metodelogi multi stage random sampling, yang melibatkan 1.200 responden.

Teknik pengumpulan data dilakukan secara wawancara, menggunakan kuesioner yang disebar sejak 3 hingga 15 Juli 2023, dengan margin of error survei tersebut 2,9 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya