Berita

Warga yang menaiki perahu karet untuk menyelamatkan diri dari banjir di kota Ussuriysk pada Minggu, 13 Agustus 2023/Net

Dunia

Digempur Topan Khanun, Lebih dari 2.000 Warga Rusia Dievakuasi

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 14:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah hujan lebat dan banjir bandang akibat badai tropis Khanun, pemerintah Rusia memutuskan untuk mengevakuasi lebih dari 2.000 warganya yang terdampak bencana.

Hal itu diungkap Kementerian Darurat Bencana Rusia dalam sebuah pengumuman di Telegram pada Minggu (13/8).

Ribuan warga yang dievakuasi berasal dari wilayah Primorye, yang berbatasan dengan China dan Korea Utara, tempat di mana hampir 5.000 bangunan terendam banjir.


"Lebih dari 2.000 orang, termasuk 405 anak-anak di antaranya telah dievakuasi dari Primorye," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat The Moskow Times.

Petugas penyelamat disebut telah mendirikan 13 posko bencana sementara yang akan menampung seluruh korban banjir.

Kota Ussuriysk di Primorye, menjadi yang paling terdampak akibat topan dan banjir yang mempengaruhi hampir 40 persen wilayah tersebut.

Hingga kini tidak ada laporan mengenai korban jiwa, karena tindakan preventif sebelumnya telah dilakukan pemerintah dengan mengirimkan pasukan penyelamat sebelum bencana itu memburuk.

Topan Khanun tidak hanya menggempur Rusia. Awal pekan ini, badai itu lebih dulu melewati Jepang  sebelum mengambil rute memutar menuju semenanjung Korea.

Akibat badai yang tidak terkendali, puluhan ribu partisipan pramuka dari perkemahan jambore di Korea Selatan terpaksa dievakuasi.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya