Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan/Ist

Politik

Jika PKB Gabung Anies, Pendukung Prabowo-Gibran akan Terbungkam

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 19:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berpeluang membungkam suara pendukung Prabowo-Gibran jika bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mendukung Anies Baswedan.


Analisa itu disampaikan pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah menyoal peluang Gibran bersanding dengan Prabowo, bagaimana nasib PKB.


Menurutnya, PKB masih diperhitungkan oleh sejumlah partai politik besar. Oleh sebab itu, PKB maupun Cak Imin harus tegas dengan Gerindra, atau memilih hengkang dari koalisi tersebut.


“PKB atau Muhaimin Iskandar punya peluang yang sama, antara tetap bertahan dengan Gerindra atau pindah gerbong, yang bisa dipastikan. PKB akan tetap dianggap penting oleh semua pihak, sehingga banyak koalisi yang pasti menginginkan PKB,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/8).


Dedi mengatakan jika PKB berlabuh ke KPP, maka formasi partai politik di koalisi tersebut akan lengkap serta mampu menutup suara para rivalnya.


Peluang kemenangan sangat nyata, jika PKB berani pindah haluan dari Gerindra. Terlebih, Prabowo memberi sinyal bakal menggandeng Gibran.


Peluang kemenangan sangat nyata, jika PKB berani pindah haluan dari Gerindra. Terlebih, Prabowo memberi sinyal bakal menggandeng Gibran.


“Termasuk Anies Baswedan, jika kemudian Muhaimin bergeser ke Anies, akan menambah kekuatan Koalisi Perubahan yang nuansanya makin lengkap, nasionalis Islam yang diusung PKS, dan Islam corak politik PKB,” ujarnya.


“Situasi ini barangkali yang bisa bungkam suara Prabowo-Gibran nanti,” demikian Dedi.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya