Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump Minta Disidang Setelah Pilpres AS 2024

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 07:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meminta agar persidangan kasus terkait kerusuhan Capitol Hill untuk dilakukan setelah Pilpres AS 2024.

Sementara jaksa penuntut telah meminta hakim federal untuk memulai persidangan Trump pada 2 Januari 2024, tepat menjelang peringatan kerusuhan 6 Januari 2021 di Capitol Hill.

Kerusuhan itu terjadi dipicu oleh klaim palsu Trump tentang pemilu. Ia juga didakwa berusaha menggagalkan Pilpres AS 2020 yang dimenangkan Joe Biden.


"Pengadilan seperti itu seharusnya hanya terjadi, jika memang ada, SETELAH PEMILU," kata Trump di platform Truth Social miliknya.
 
Permintaan Trump ini muncul kurang dari dua pekan menuju pemungutan suara pertama pemilihan calon presiden dari Partai Republik.

Dimuat Al Arabiya,Pengacara Trump belum menyerahkan tanggal sidang yang diusulkan. Hakim diperkirakan akan menetapkan tanggal dalam sidang pengadilan yang dijadwalkan pada 28 Agustus.

Trump menghadapi dakwaan termasuk konspirasi untuk menipu Amerika Serikat atas apa yang menurut jaksa penuntut adalah plot untuk menumbangkan keinginan pemilih dan mempertahankan kekuasaan setelah dia kalah dalam Pilpres 2020.

Surat dakwaan tersebut menuduh Trump menyebarkan kebohongan tentang penipuan pemilu dan menekan Wakil Presiden Mike Pence dan pejabat pemilu negara bagian untuk mengambil tindakan mempertahankan kekuasaan.

Trump, yang mengaku tidak bersalah minggu lalu, mengatakan dia tidak bersalah dan menggambarkan penyelidikan itu bermotivasi politik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya