Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto/RMOL

Presisi

Alasan Polda Metro Jaya Biarkan Aksi Buruh Berlangsung Hingga Larut Malam

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 02:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Polda Metro Jaya mempunyai alasan khusus mengapa tidak membubarkan ribuan buruh yang sedang berunjuk rasa hingga larut malam. Salah satunya karena dalam kerumunan demo masih terdapat ibu-ibu.

Begitu ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto kepada wartawan di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis malam (10/8).

“Kenapa kok nggak dibubarin? Ya kita lihat sudah malam hari, masih ada ibu-ibu yang demo juga tadi,” ujarnya.


Karyoto menyebut pihaknya tidak ingin melakukan tindakan represif terhadap pengunjuk rasa. Sehingga hanya tindakan soft yang dilakukan. Seperti menyampaikan pesan dengan sabar agar para buruh segera membubarkan diri.

“Kami sampaikan pesan silakan saudara bubar, waktu sudah jauh terlewati. Ya dengan kesabaran saja lah,” kata mantan Deputi Penindakan KPK ini.

Lebih lanjut, Karyoto juga turut meminta maaf kepada masyarakat Jakarta yang sempat terganggu akibat imbas dari demo.

“Kepada masyarakat Jakarta memohon maaf dengan adanya penutupan jalan dari jam 10 pagi sampai baru saja kita buka pukul 23.50 WIB,” pungkasnya.

Ribuan buruh dari KASBI, GSBI, dan KSPSI yang tergabung dalam Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menggelar unjuk rasa selama hampir 13 jam di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta.

Aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut dimulai sejak pukul 11.00 WIB dan baru berakhir pada 23.30 WIB.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya