Berita

Proyek reklamasi di Teluk Manila/Net

Dunia

Filipina Setop Sementara Proyek Reklamasi Teluk Manila

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 21:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah mengeluarkan perintah untuk menangguhkan hampir dua lusin proyek reklamasi lahan di Teluk Manila untuk menilai dampak lingkungan dan sosialnya.

Dikutip dari The Straits Times pada Kamis (10/8), Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam sedang menyelidiki kepatuhan perusahaan terhadap peraturan yang melibatkan reklamasi.

Sekretaris Maria Antonia Yulo-Loyzaga mengatakan penangguhan akan berlaku sementara tim pemerintah meninjau proyek.


Ada total 22 proyek reklamasi, dan semuanya disetujui selama masa jabatan mantan presiden Rodrigo Duterte.

Penangguhan tersebut terjadi lebih dari seminggu setelah kedutaan Amerika Serikat di Manila, yang terletak di dekat Teluk Manila, mengemukakan kekhawatiran bahwa proyek reklamasi di daerah tersebut dapat merusak lingkungan.

Kedutaan juga menandai keterlibatan dalam beberapa proyek Konstruksi Komunikasi China, yang katanya membantu Beijing membangun dan memiliterisasi pulau-pulau buatan di Laut China Selatan.

Proyek reklamasi di teluk termasuk Proyek Reklamasi Tepi Laut Manila seluas 318 hektar, yang dipimpin oleh keluarga Senator Sherwin Gatchalian.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya