Berita

Anies Baswedan bersama Surya Paloh/Net

Politik

Andi Arief: Kita Dapat Info Surya Paloh Ingin jadi Cawapres Anies

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 16:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh ditengarai bakal maju sebagai bakal cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Dugaan itu muncul lantaran Surya Paloh kekeuh ingin bakal cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dideklarasikan di menit-menit akhir menjelang pendaftaran capres-cawapres ke KPU RI. Sehingga, Surya Paloh sedang menguji elektabilitasnya agar bisa maju sebagai bakal cawapres.

Demikian disampaikan Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Rabu (9/8).


“Kita dapat informasi mungkin Pak SP (Surya Paloh) yang sedang diuji elektabilitasnya melalui survei. Kami dapat informasi mereka sedang menguji itu pakai lembaga survei sendiri,” ungkap Andi.

Menurut Andi, jika Surya Paloh tidak mempersiapkan sesuatu, tidak mungkin menginginkan calon pendamping Anies Baswedan dideklarasikan di menit-menit akhir.

Sebab, nama-nama yang santer digadang sebagai bakal cawapres seperti putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sudah terlihat elektabilitas ketiganya. Sehingga, tidak ada alasan rasional untuk menunda deklarasi bakal cawapres.

“Kalau (elektabilitas) AHY berapa persen udah, Bu Yenny, Bu Khofifah kan sudah bisa ditebak, bisa diputuskan. Tapi, kan ini kenapa enggak diputuskan karena ada yang ditunggu, yaitu apa? sedang disurvei. Kemungkinan besar, Pak SP sendiri yang mau nyalon,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya