Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Hapus Kemiskinan Ekstrem, Menko Airlangga Gandeng UMKM jadi Rantai Pasok Investasi di Daerah

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 15:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Target penghapusan kemiskinan ekstrem turut digenjot Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Salah satu cara yang digunakan adalah menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah mendorong keterlibatan UMKM dalam meningkatkan perekonomian khususnya perekonomian daerah.

"Pemerintah menggandeng pelaku UMKM sebagai bagian rantai pasok dari investasi yang ada di daerah," ujar Airlangga melalui akun resmi Instagramnya @airlanggahartarto_official, Rabu (9/8).


Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan, pelaku UMKM berjumlah banyak, dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Keterlibatan UMKM akan meningkatkan pemerataan ekonomi sehingga akan berdampak pada pengurangan tingkat kemiskinan dan ketimpangan," urainya.

"Apalagi, saat ini pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem bisa mencapai 0 persen di tahun 2024," sambungnya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Perindustrian itu memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait sumbangsih UMKM di daerah, dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih tinggi dari nasional.

"Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi kuartal II 2023 di Sulawesi sebesar 6,64 persen, serta Maluku dan Papua sebesar 6,35 persen. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,17 persen pada kuartal II 2023 ini," papar dia.

Maka dari itu, Airlangga memastikan kebijakan pemerintah adalah menopang pertumbuhan ekonomi berbasis pada pertumbuhan yang sifatnya spasial, seperti yang sudah diterapkan di wilayah Maluku, Sulawesi, dan Papua yang mengalami peningkatan.

"Ditambah, mendorong perusahaan yang ada di suatu wilayah untuk menggiatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkaitan dengan upaya memacu pertumbuhan sekaligus pemberdayaan sosial ekonomi di daerah tersebut," demikian Airlangga menambahkan.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya