Berita

Ratna Sarumpaet/RMOL

Politik

Ratna Sarumpaet Menolak Pemilu 2024, Ini Alasannya

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 23:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aktivis senior Ratna Sarumpaet menegaskan bahwa pihaknya menolak Pemilihan Umum (pemilu) 2024. Pasalnya, dari ketiga figur yang digadang sebagai bakal capres, seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, tidak menunjukkan keseriusannya ingin mengubah bangsa Indonesia.

Itu lantaran dari ketiganya tidak ada yang ingin mengembalikan UUD 1945 kepada khittahnya yang orisinil.

“Aku nggak memilih pemilu soalnya. Jadi gerakan kami itu menolak Pemilu juga,” tegas Ratna saat jumpa pers di kediamannya, di Kampung Melayu Kecil V/24, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (8/8).


Selain itu, jika mengacu pada UUD 1945 yang asli, Indonesia tak mengenal sistem pemilu one man one vote. Menurutnya, dalam UUD 1945 hanya mengenal sistem keterwakilan dari warga bangsa.

“Kalau UUD 1945 itu kan prinsip dari kita kan demokrasinya adalah keterwakilan kenapa? Karena kita terdiri warga bangsa. Kita nggak bisa sama dengan Amerika atau negara-negara barat yang one man one vote. Karena mereka itu lahir dari proses eksploitasi dominasi yang ideologinya imperialisme dan kolonialisme, jadi nggak mungkin sama,” jelas dia.

Namun begitu, Koordinator Gerakan Selamatkan Indonesia ini menegaskan bahwa secara personal dirinya tidak ada persoalan apapun terhadap ketiga bakal capres tersebut.

“Aku nggak punya persoalan sama mereka. Tapi aku persoalan pada bangsa ini,” tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya