Berita

Mantan Dubes RI untuk Kamboja Nazaruddin Nasution menyerahkan buku yang ditulisnya mengenai dinamika hubungan diplomatik Indonesia dan Kamboja kepada Dubes RI untuk Brunei Darussalam Achmad Ubaedillah di Kantor Majelis Nasional KAHMI, Jakarta Selatan, Selasa malam (8/8)./Ist

Politik

Jadi Dubes RI untuk Brunei Darussalam, Achmad Ubaedillah Dilepas Majelis Nasional KAHMI

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 22:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Majelis Nasional Korps-Alumni HMI (KAHMI) menggelar acara untuk melepas Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Achmad Ubaedillah, di Kantor Majelis Nasional KAHMI, Jakarta Selatan, Selasa (8/8).

Hadir dalam kegiatan itu antara lain mantan Duta Besar RI untuk Kamboja Nazaruddin Nasution,  Sekjen Majelis Nasional KAHMI Syamsul Qomar, dan beberapa senior KAHMI seperti Muhsin Shihab dan Bomar Pasaribu. Juga hadir CEO RMOL Network Teguh Santosa yang merupakan kolega Dubes Achmad Ubaedillah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan sesama alumni University of Hawaii at Manoa (UHM), Amerika Serikat.

Ketua Majelis Nasional KAHMI Bidang Hubungan Luar Negeri Tantan Taufiq Lubis menuturkan kegiatan pelepasan Duta Besar RI ini menjadi hajatan khusus KAHMI sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian Dubes Achmad Ubaedillah.


"Kami sangat terhormat sekali, menjadi host, menjadi bidang menjadi tuan rumah. Kegiatan ini, agar kami juga termotivasi untuk bisa seperti semua yang menjadi duta besar," kata Tantan saat memberikan sambutan.

Dia mengatakan, Dubes Achmad Ubaedillah merupakan alumni HMI Ciputat yang membanggakan.

"Selamat bertugas Kanda Ubaedillah. Semoga kita bisa mengikuti jejak kakanda senior," tutupnya.

Sebelum ditunjuk Presiden Joko Widodo menjai Dubes di Brunei Darussalam, Achmad Ubaedillah juga pernah dipercaya sebagai Atase Pendidikan, Riset, dan Kebudayaan di Arab Saudi dari tahun 2017 sampai 2021.

Achmad Ubaedillah meraih gelar doktor sejarah dari UHM pada tahun 2011, dan sebelumnya menyelesaikan pendidikan master di International Affair, Southeast Asian Studies, Ohio University, Amerika Serikat, dari tahun 2002 sampai 2004.

Saat bertugas di Riyadh, Ubaedillah juga aktif menjadi Mustasyar Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Arab Saudi (2019-2021).

Kini Dubes Achmad Ubaedillah juga tercatat sebagai Pengurus Badan Pengembangan Jaringan Internasional PBNU periode 2022-2027 dan Pengurus Kerja Sama Luar Negeri-Kerja Sama Internasional (HLN-KI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2020-2025.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya