Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB Nyatakan Keprihatinan atas Kegagalan Pemulihan Konstitusi di Niger

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 20:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kegagalan dalam upaya memulihkan tatanan konstitusional di Niger disuarakan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada Senin (7/8).

Dalam pernyataannya, Guterres mengungkapkan keprihatinannya atas kudeta Niger dan penangkapan Presiden yang digulingkan, Mohammed Bazoum.

"Sekretaris Jenderal prihatin atas berlanjutnya penahanan Presiden Mohammed Bazoum dan kegagalan dalam memulihkan ketertiban konstitusional di Niger," kata wakil juru bicara Guterres, Farhan Haq.


Seperti dikutip CGTN, Selasa (8/8), Guterres kembali menegaskan dukungannya terhadap upaya mediasi yang sedang berlangsung oleh Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS).

Ketegangan di Niger semakin meningkat ketika ECOWAS memberikan ultimatum selama satu minggu kepada junta militer yang berakhir akhir pekan kemarin.

Namun, ultimatum itu dihiraukan militer Niger, yang membuat blok regional tersebut mengumumkan komitmen untuk mengambil langkah-langkah tegas, termasuk penggunaan kekuatan, guna mengembalikan ketertiban konstitusional di Niger.

Kini, PBB disebut tengah memantau situasi  itu dengan cermat, dengan mengerahkan perwakilan khusus Sekjen PBB untuk Afrika Barat dan Sahel, Leonardo Santos Simao ke Niger.

Di samping itu, Sekjen Guterres juga telah menyoroti urgensi dalam melanjutkan pekerjaan kemanusiaan untuk menyelamatkan banyak nyawa di Niger, termasuk memastikan berlanjutnya operasi Layanan Udara Kemanusiaan PBB.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya