Berita

USS John S. McCain/Net

Dunia

Kapal Perang AS Bayangi Armada Rusia dan China di Pantai Alaska

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 10:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali, USS John S. McCain, dan tiga kapal perusak lain serta pesawat pengintai P-8 Poseidon untuk membayangi armada Rusia dan China di lepas pantai Alaska.

Pengerahan Angkatan Laut AS ini dilakukan setelah muncul laporan bahwa 11 kapal milik China dan Rusia mendekati pantai barat daya Alaska pada pekan lalu dalam operasi gabungan.

Menurut Associated Press, operasi gabungan China dan Rusia dimulai sejak Juli. Latihan tersebut disebut melibatkan lebih dari 10 kapal dan lebih dari 30 pesawat.


The Wall Street Journal pertama kali melaporkan operasi bersama China dan Rusia pada Sabtu (5/8). Kapal-kapal itu tidak pernah memasuki perairan AS, tetapi dibayangi oleh pesawat P-8 Poseidon dan empat kapal perusak.

Pejabat Rusia dan China yang mengatakan patroli itu tidak ditujukan untuk apa pun selain patroli bersama dan operasi maritim.

Berbicara di Forum Keamanan Aspen pada Juli, kepala Komando Indo-Pasifik A.S., Laksamana John Aquilino, mengatakan kerja sama antara Beijing dan Moskow menciptakan dunia yang berbahaya.

Dia juga menyebutkan patroli gabungan Rusia dan China selama sambutannya di forum pada 20 Juli.

"Kita akan melihat di mana itu berakhir, apakah itu di lepas Kepulauan Aleutian, apakah itu Laut Filipina, apakah itu pergi ke Guam, apakah itu pergi ke Hawaii atau apakah itu pergi ke Pantai Barat Amerika Serikat," kata Aquilino.

“Latihan mereka meningkat, operasi mereka meningkat. Saya hanya melihat kerja sama semakin kuat, dan itu memprihatinkan,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya