Berita

Pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi/Net

Dunia

Jepang akan Buang Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Mulai Akhir Agustus

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 16:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Jepang berencana untuk membuang limbah air radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima ke laut mulai akhir Agustus mendatang.

Laporan itu diungkapkan oleh harian Asashi Shimbun pada Senin (7/8), dengan mengutip sumber pemerintahan yang tidak disebutkan namanya.

Menurut laporan tersebut, pemerintah Tokyo bertekad membuang limbah sebelum 1 September, ketika penangkapan ikan pukat dasar dijadwalkan dimulai di Fukushima.


Namun, seperti dikutip KBS World, belum diketahui kapan pastinya pembuangan itu akan dilakukan.

Keputusan akhir kemungkinan akan diputuskan pada rapat kabinet, setelah Perdana Menteri Fumio Kishida bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di Washington pada 18 Agustus.

Dalam pertemuan tersebut, Kishida akan mengadakan pertemuan bilateral terpisah dengan kedua pemimpin itu untuk menjelaskan keamanan pembuangan limbah nuklirnya dan meminta pengertian mereka.

PM Kishida juga berencana untuk bertemu dengan pejabat dari federasi perikanan nasional negaranya untuk menyampaikan rencana pemerintah untuk membuang limbah air radioaktif.

Regulator nuklir Jepang pada Juli telah memberikan persetujuan kepada operator pembangkit listrik Tokyo, Electric Power, untuk mulai melepaskan limbahnya, yang telah dianggap aman oleh pemerintah Jepang dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Namun bagi negara-negara terdekat, keputusan itu menimbulkan kekhawatiran akan pencemaran kepada makanan-makanan laut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya