Berita

Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno/RMOL

Politik

Soal Uji Materi Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun, Sandiaga: Anak Muda Harus Didengar!

MINGGU, 06 AGUSTUS 2023 | 23:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mahkamah Konstitusi (MK) tengah menguji UU 7/2017 tentang batas usia minimum calon presiden dan calon wakil presiden dari 40 tahun ke 35 tahun.

Terkait itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP Sandiaga Salahuddin Uno menyorot keputusan mengubah batas usia minimum kepala negara ada kelebihan dan kekurangannya.

Namun, dia menitikberatkan bahwa Indonesia memiliki bonus demografi yang dikuasai generasi milenial dan generasi Z. Maka, keputusan mengubah standar usia pemimpin negara perlu dilihat dari manfaatnya saat ini


"Bagi saya ada plus dan minusnya. Demografi kita demografinya anak muda, apa yang diinginkan anak muda itu harus didengar oleh para pengambil keputusan dan harus betul-betul dilihat dari segi kebermanfaatannya bagi kita," kata Sandiaga usai rapat II Bappilu PPP, di aula Masjid At Taqwa, Jakarta Selatan, Minggu (6/8).

Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengikuti apa yang diputuskan MK atas uji materi batas usia capres dan atau cawapres tersebut.

"Saya ikut apapun yang diputuskan oleh para pengambil keputusan selama dalam koridor itu sudah diputuskan. Kita konsekuen, konsisten dan kita perjuangkan," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya