Berita

Pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, Panji Gumilang/RMOL

Politik

MUI Pastikan Kawal Kasus Panji Gumilang Hingga Vonis

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 22:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bakal mengawal penuh proses hukum yang menimpa pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, Panji Gumilang.

"Tentu ini kita harus kawal proses hukum ini agar nanti sampai ke Kejaksaan, Pengadilan sampai vonis berjalan dengan baik," kata Wakil Sekjen Bidang Hukum dan HAM MUI Ikhsan Abdullah dalam acara diskusi daring bertema "Babak Baru Al Zaytun" pada Sabtu (5/8).

Meski belum disahkan bersalah oleh pengadilan, Ikhsan yakin apa yang dilakukan oleh Panji sedikit banyak masuk dalam pasal penistaan agama.


Terbukti, banyak masyarakat resah dan turun ke jalan menyuarakan pendapat mereka terkait ajaran Panji.

"Ini yang tidak perlu dibuktikan apakah itu menodai agama (atau tidak), tetapi itu justru reaksi publik menunjukkan bahwa ada perasaan dan naluri, pikiran publik yang terganggu," kata Ikhsan.

Panji Gumilang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaan agama pada Selasa (1/8).

Panji disangkakan dengan Pasal 156a huruf a KUHP dan atau Pasal 14 Ayat (1) UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 45a Ayat (2) jo. Pasal 28 Ayat (2) UU 19/2016 tentang Perubahan Atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Panji pun mendekam dalam rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri selama 20 hari sejak Rabu (2/8).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya