Berita

Aparat di lokasi serangan mobil dan penusukan massal di Korea Selatan/Net

Dunia

Serangan Mobil dan Penusukan di Korsel, 14 Orang Luka-luka

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 15:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Satu orang tewas dan setidaknya 14 lainnya terluka setelah seorang pria menabrakkan mobilnya ke trotoar  lalu keluar dari mobilnya dan menikam orang-orang di dalam pusat perbelanjaan di sebuah kota di selatan Seoul, pada Kamis (3/8).

Departemen Kepolisian Provinsi Gyeonggi selatan mengatakan, suasana di distrik rekreasi yang ramai di dekat stasiun kereta bawah tanah di kota Seongnam, cukup mencekam, dengan lima orang terluka karena tertabrak mobil itu, dan sembilan lainnya terluka oleh tikaman.

Tersangka pria berusia 20-an ditangkap di tempat kejadian, yang menurut polisi menderita masalah mental.


Saksi mengatakan kepada Kantor Berita Yonhap, pria itu mengenakan pakaian hitam dan kacamata hitam sambil memegang pisau sepanjang 50 hingga 60 sentimeter.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan unit forensik memeriksa aula AK Plaza, tempat penusukan terjadi. Sebuah hatchback Kia putih dengan jendela depan pecah dan ban depan pecah terlihat di dekat stasiun kereta bawah tanah, emnurut laporan The Guardian.

Seorang saksi mengatakan ia mendengar suara dari lantai pertama yang terdengar seperti teriakan, sehingga pelanggan dan pekerja toko berkumpul di rel lantai dua dekat eskalator untuk melihat apa yang terjadi.

Jenderal Yoon Hee-keun dari Badan Kepolisian Nasional, menggambarkan serangan itu sebagai "tindakan terorisme" dan memperingatkan warga Korea Selatan untuk waspada terhadap serangan semacam itu.

Badan kepolisian nasional mengadakan pertemuan online pada Kamis dengan kepala polisi daerah untuk membahas cara menangani penikaman dan serangan seperti itu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya