Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Batasi Transaksi Tunai, Kuba Larang Perusahaan Pakai ATM

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 09:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kuba melarang perusahaan milik negara maupun swasta untuk menggunakan ATM guna membatasi transaksi tunai di tengah upaya menjinakan inflasi yang tidak terkendali.

Menurut Reuters, langkah-langkah tersebut mulai berlaku pada Kamis (3/8). Bank Sentral membatasi transaksi tunai hingga 5.000 peso dan akan bertahap dalam enam bulan.

Itu dilakukan untuk mengunci dolar pada 24 peso dan untuk perusahaan tertentu, turis, dan penduduk pada 120 peso. Sementara hari ini, dolar di pasar valuta asing Kuba mencapai 230 peso.


Pemerintah Partai Komunis Kuba berusaha mengekang inflasi yang mencapai 45 persen sepanjang tahun ini, dan mengendalikan devaluasi peso dengan mengambil serangkaian tindakan untuk mempromosikan perbankan, termasuk mendorong penggunaan pembayaran elektronik.

Tahun lalu, inflasi mencapai 39 persen dan lebih dari 70 persen pada tahun 2021.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Alejandro Gil mengatakan pada akhir bulan lalu bahwa produk domestik bruto naik 1,8 persen pada semester pertama tahun ini, tetapi tetap 8 poin persentase di bawah tingkat sebelum pandemi pada tahun 2019.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya