Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Pandangan Praktisi Soal Keamanan Air Galon Ulang terhadap Kesehatan Janin

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 13:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polemik penggunaan galon kemasan guna ulang masih menuai pro dan kontra. Tak sedikit pihak menilai, penggunaan galon kemasan ulang membahayakan bagi kesehatan.

Merespons polemik ini, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Kebidanan dan Kandungan, dr. Muh Natsir Nugroho menuturkan, air minum kemasan masih aman dikonsumsi.

“Sejauh ini, belum ada kasus di masyarakat yang membenarkan hal itu (membahayakan kesehatan). Bisa dibilang masih mitos," kata dr. Muh Natsir dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/8).


Ia menyebut, air minum dalam kemasan sudah melalui kontrol ketat dari laboratorium pabrik dan laboratorium kesehatan.

Praktisi kesehatan yang khusus membidangi kandungan dan kebidanan ini lantas menyinggung soal dampak air minum kemasan galon isi ulang terhadap kesehatan janin.

Menurutnya, kesehatan janin tidak hanya dipengaruhi faktor makanan dan minuman, melainkan faktor lingkungan dan kesehatan sang ibu.

dr. Natsir mencontohkan, seorang ibu penderita diabetes yang tidak menjaga gizi makanan seimbang akan turut memengaruhi bayi dalam kandungan. Jika tidak dijaga pola makannya, maka bayi dalam kandungan sudah bisa mengalami obesitas.

“Bayi yang dilahirkan beratnya bisa mencapai 6 kg atau 6,5 kg,” tuturnya.

Senada, dokter spesialis kandungan, dr. M Alamsyah Aziz juga belum pernah menemukan kasus gangguan janin akibat konsumsi air kemasan galon isi ulang oleh sang ibu.

“Sampai saat ini saya tidak pernah menemukan terkait hal tersebut. Jadi, ibu-ibu hamil jangan khawatir untuk menggunakannya,” kata dr Alamsyah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya