Berita

Aksi longmarch buruh Bandung-Jakarta sudah tiba di Padalarang/Ist

Politik

Rehat di Padalarang, Longmarch Buruh Kembali Menuju Jakarta Pagi Ini

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 08:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aksi longmarch yang dilakukan sekelompok buruh dari Bandung menuju Jakarta telah sampai di titik pemberhentian pertama di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Buruh yang terdiri dari Partai, bersama KSPI, KSPSI AGN, KPBI, KSBSI, FSPMI, FSP TSK, FSP KEP, SPN, SPI, dan elemen kelas pekerja lainnya tiba di Kantor Exco Partai Buruh Kabupaten Bandung Barat Rabu malam (2/8) pukul 18.45 WIB.

Mereka tiba setelah menempuh 9 jam perjalanan dari Gedung Sate pada pukul 10.00 WIB dengan jarak sekitar 21 km.


"Alhamdulillah, teman-teman massa aksi tiba dengan selamat di Kota Padalarang, setelah berjalan penuh selama 9 jam perjalanan," ujar Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bandung Barat, Budiman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/8).

Selama perjalanan, massa aksi juga turut membagikan leaflet dan menjaring dukungan melalui sejuta tanda tangan petisi terkait lima isu. Pertama, cabut omnibus law UU Cipta Kerja. Kedua, meminta pemerintah menaikkan upah minimum 2024 sebesar 15 psrsen di seluruh Indonesia. Ketiga, cabut UU Kesehatan.

Keempat, cabut presidential threshold 20 persen menjadi nol persen. Kelima buruh juga menuntut diwujudkannya JS3H atau jaminan sosial semesta sepanjang hayat untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Masyarakat antusias dengan longmarch ini. Di jalan yang dilalui, terutama ketika melewati pabrik atau kawasan industri, buruh-buruh berkumpul di pinggir jalan untuk memberikan dukungan,” lanjutnya.

Pagi hari ini, massa kembali bergerak ke Jakarta pukul 08.00 WIB dengan rute menyusuri jalanan melewati rel kereta Padalarang, Kamuning, Panglejar, Perempatan Plered, dan bermalam di Kantor KC FSPMI Purwakarta.

Direncanakan, longmarch jalan kaki ini akan tiba di depan Istana Merdeka dan Gedung Mahkamah Kontitusi pada Rabu (9/8) mendatang.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya