Berita

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto/RMOL

Politik

Pernyataan Rocky Gerung Dipolisikan, PAN: Pak Jokowi Santai-santai Aja

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 21:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung yang menjadi kontroversi dan berujung pelaporan ke pihak kepolisian oleh para Relawan Jokowi dinilai tidak perlu.

Terlebih, Presiden Joko Widodo sendiri agaknya tidak merasa terhina dengan pernyataan Rocky Gerung tersebut.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/8).


“Pak Jokowi sudah kebal dengan yang begitu-begitu, sudah biasa Pak Jokowi. Bahkan yang lebih dari itu kan sudah ada, tapi santai-santai saja Pak Jokowinya,” kata Yandri.

Bagi Wakil Ketua MPR RI ini, pro kontra dalam memandang pernyataan Rocky Gerung adalah satu hal biasa.

“Namanya pro kontra pasti ada, jadi yang menganggap itu perlu dilaporkan ya itu hak mereka. Kalau saya menganggap itu biasa biasa saja,” pungkasnya.

Pengamat politik Rocky Gerung menjadi buah bibir di media sosial X, yang dulu dikenal dengan Twitter, sejak Senin (31/7), lantaran mengkritik Presiden Jokowi. Rocky dinilai oleh beberapa pihak sudah berlebihan karena telah memaki dan menghina Presiden Jokowi di acara buruh tersebut.

"Begitu Jokowi kehilangan kekuasaan dia jadi rakyat biasa, enggak ada yang peduli nanti. Tapi ambisi Jokowi adalah pertahankan legacy. Dia masih ke China nawarin IKN. Masih mondar-mandir dari ke koalisi ke koalisi lain, cari kejelasan nasibnya. Dia pikirin nasibnya sendiri, dia enggak pikirin kita," kata Rocky dalam video yang viral di medsos.

"Itu bajingan yang tolol! Kalau dia bajingan pintar, dia mau terima berdebat dengan Jumhur Hidayat, tapi bajingan tolol sekaligus pengecut. Bajingan tapi pengecut," sambungnya.

Pernyataan Rocky ini pun berujung pada pelaporan ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya oleh Relawan Jokowi. Teranyar, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) pun melaporkan Polda Metro Jaya pada hari ini, Rabu (2/8).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya