Berita

Aksi unjuk rasa Aliansi Peduli Masyarakat Sorong (APMS) di depan kantor Kemendagri, Jakarta/Ist

Nusantara

Mendagri Diminta Tak Perpanjang Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 17:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aliansi Pedulu Masyarakat Sorong (APMS) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendesak Yan Piet Mosso tidak diperpanjang sebagai Pj Bupati Sorong.

Koordinator Aksi Aliansi Masyarakat Peduli Sorong, Ari Syahputra mengatakan, telah satu tahun lamanya janji Pj Bupati Sorong untuk memperbaiki ruas jalan di Distrik Sengkeduk sepanjang kurang lebih 15 km tak kunjung direalisasikan.

“Harga (apapun) juga akan menjadi tidak stabil jika akses jalannya rusak. Dalam hal ini kami melihat ada kemiskinan yang diciptakan oleh pimpinanya sendiri kepada rakyat Sorong,” kata Ari saat aksi di depan Kemendagri, Rabu (2/8).


Bukan memikirkan kesejahteraan rakyat, kata Ari, Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso justru memikirkan kepentingannya sendiri dengan melakukan pengadaan empat mobil baru.

Padahal, Ari membeberkan, Kabupaten Sorong masuk ke dalam salah satu kabupaten yang memiliki tingkat kemiskinan ekstrem. Angka kemiskinan Kabupaten Sorong berada pada level 26,78 persen pada 2022. Sementara itu, angka prevalensi balita stunting sekitar 23,8 persen.

“PJ Bupati Sorong malah asik beli mobil baru. Sangat tidak etis, terkesan tidak memiliki empati terhadap rakyatnya,” sesal Ari.

Oleh karena itu, ia meminta agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengevaluasi Yan Piet Mosso sebagai Pj Bupati Sorong lantaran tidak memiliki orientasi pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Meminta Kemendagri untuk tidak memperpanjang kembali posisi Yan Piet Mosso sebagai Pj Bupati Sorong,” tegasnya.

Selain itu, aliansi masyarakat Sorong ini juga meminta agar BPK memeriksa dan mengaudit pengelolaan keuangan pemerintah Kabupaten Sorong yang dianggap tidak transparan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya