Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Dibandingkan Ganjar, Jokowi Diyakini Lebih Mendukung Prabowo di Pilpres 2024

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 16:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo diyakini bakal memberikan dukungan kepada calon presiden (Capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto dibandingkan Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia, Dendik Rulianto mengatakan, kecenderungan itu belakangan muncul dari kebersamaan Presiden Jokowi dan Prabowo dalam berbagai kesempatan kunjungan kerja ke daerah.

“Jokowi berada di antara dua pilihan, antara mendukung Prabowo atau Ganjar, tetapi kini tampak makin condong ke Prabowo,” kata Dendik Rulianto kepada wartawan, Rabu (2/8).


Dendik mengatakan, kedekatan hubungan Jokowi dan Prabowo, perlahan tapi pasti sudah memberikan pengaruh pada elektabilitas atau dukungan masyarakat pada mantan Danjen Kopassus itu.

Survei terbaru Polmatrix Indonesia, lanjutnya, tingkat elektabilitas Prabowo berada di angka 28,4 persen, disusul oleh Ganjar yang ada di peringkat kedua dengan total dukungan 23,5 persen dan Anies Baswedan di peringkat tiga dengan dukungan sebanyak 14,7 persen.

Kata Dendik lagi, dukungan pada Prabowo dari Jokowi, juga dipengaruhi komitmen untuk melanjutkan kebijakan hilirisasi, Bagi dia, komitmen Prabowo melanjutkan kinerja pemerintahan menjadi faktor utama condongnya dukungan Presiden Jokowi.

Lebih jauh dikatakan Dendik, saat ini Jokowi telah menjadi king maker yang sangat diperhitungkan oleh elit nasional maupun masyarakat akar rumput.

“Jokowi yang selama ini disebut sebagai petugas partai kini telah menjelma menjadi kekuatan politik tersendiri dan memposisikannya sebagai kingmaker,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya