Berita

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman/Net

Dunia

Saudi Hibahkan Dana Rp 18 Triliun untuk Bantu Pulihkan Ekonomi Yaman

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 19:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Alokasi dana bantuan senilai 1,2 miliar dolar AS atau Rp 18 triliun dari Arab Saudi akan dihibahkan untuk membantu kesulitan ekonomi yang tengah dilanda Yaman.

Mengutip US News pada Selasa (1/8), uang itu akan diberikan Saudi kepada pemerintah Yaman yang berbasis di Aden.

"Aden bergulat dengan mata uang yang lemah dan harga yang tinggi. Arab Saudi akan memberikan hibah untuk membantu pemerintah menangani krisis ekonomi," ungkap laporan tersebut.


Menurut sumber otoritas Saudi, dukungan pendanaan akan membantu Yaman memperkuat keamanan dan mencegah terjadinya kembali bentrokan militer.

"Bantuan ini akan mendorong dialog di semua pihak untuk mencapai solusi politik komprehensif atas krisis Yaman," ungkapnya.

Seorang pejabat Yaman lainnya mengatakan, dana Saudi akan digunakan untuk membayar gaji pemerintah, bahan bakar untuk pembangkit listrik, serta impor makanan.

Media lokal menyebut kondisi perekonomian Aden semakin memburuk sejak Houthi yang berbasis di Sanaa meluncurkan beberapa drone untuk menyerang kapal tanker minyak di terminal minyak selatan.

"Serangan itu membuat pemerintah Aden yang didukung Saudi terpaksa menghentikan ekspor minyak mentahnya ke negara lain," tambah laporan tersebut.

Perang Yaman dipandang sebagai salah satu dari beberapa pertempuran proksi antara Iran dan Arab Saudi.

Houthi, yang bersekutu dengan Iran, menggulingkan pemerintah yang didukung Saudi dari Sanaa pada akhir 2014, dan secara de facto menguasai Yaman utara.

Konflik yang meletus sejak 2015 itu lalu telah menewaskan puluhan ribu orang dan membuat 80 persen penduduk Yaman bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya