Berita

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban/Net

Dunia

Hongaria Tunda Ratifikasi Keanggotaan Swedia di NATO

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 02:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya Swedia untuk masuk menjadi anggota NATO kembali menghadapi hambatan dari Hongaria.

Setelah Turki menunda ratifikasi keanggotaan Swedia karena alasan parlemen yang libur, sekarang Hongaria melakukan hal serupa.

Mengutip Bloomberg pada Senin (31/7), anggota parlemen Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban sengaja tidak hadir dalam pertemuan luar biasa parlemen yang diminta oleh partai-partai oposisi untuk meratifikasi aksesi Swedia ke NATO.


Menurut Menteri Kabinet Gergely Gulyas penandatanganan itu baru bisa dilakukan pada musim gugur.

"Pertemuan ditunda karena anggota partai berkuasa yang memegang mayoritas dua pertiga di majelis, tidak hadir," ungkapnya.

Belum jelas apa alasan di balik penundaan tersebut. Tetapi setelah Turki mengatur ulang jadwal ratifikasi parlemen, pemerintah Orban mengatakan parlemen baru akan melanjutkan proses aksesi Swedia setelah Ankara juga memulainya.

Hongaria dan Turki adalah dua anggota NATO yang belum meratifikasi masuknya Swedia ke dalam aliansi militer.

Tahun lalu, Swedia dan tetangga Nordiknya Finlandia mengajukan keanggotaan NATO karena dipicu oleh masalah keamanan setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Tetapi aksesi dari Hongaria dan Turki lebih dulu diberikan pada Finlandia. Ini berkaitan dengan kasus pembakaran Al Quran di Swedia yang membuat Turki geram.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya