Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat datang ke Mabes TNI menyampaikan keterangan pers bersama Danpuspom TNI Marsma Agung Handoko terkait penanganan kasus suap dan gratifikasi Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi/RMOL

Nusantara

Firli Contohkan Penangkapan Lukas Enembe, Koordinasi KPK dengan TNI

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 00:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan bahwa koordinasi KPK dengan TNI dan institusi negara lainya dilakukan dalam setiap tugas pemberantasan korupsi. Ia mencontohkan penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Hal ini disampaikan Firli saat hadir langsung menyampaikan keterangan pers di Mabes TNI bersama Danpuspom TNI Marsma Agung Handoko terkait penanganan kasus suap Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi, Senin malam (31/7).

Firli mengatakan bahwa dirinya selalu berkomunikasi dengan Panglima TNI, Kapolri hingga Kapolda dan Pangdam. Dalam setiap tugas KPK dimanapun, kata Firli selalu dibantu oleh Polda dan Kodam.


“Terakhir bagaimana kita bisa melakukan penangkapan terhadap Gubernur Papua LE (Lukas Enembe) yang sampai hari ini sudah masuk ke dalam proses persidangan,” kata Firli.

“Itupun karena ada kerjasama yang erat antara Polri, KPK, TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN). Tidak banyak orang tau itu, tapi sesungguhnya sejak awal kami sudah melakukan koordinasi dan kerjasama,” tegasnya menekankan.

Tidak hanya itu, Firli membeberkan, kerjasama KPK dengan TNI juga telah dilakukan dalam mengelola barang rampasan dari hasil kejahatan korupsi berupa penetapan hibah terhadap aset yang disita dari koruptor.

“Saya datang ke Mabes AD dalam rangka menyerahkan hibah 54 hektare lahan yang ada diberbagai tempat. Saya juga datang ke Mabes AL kami menyerahkan beberapa aset rampasan KPK (dari koruptor) untuk digunakan TNI AL,” beber Firli.

“Terakhir saya bersama Danpuspom TNI, bersama KSAU Marsekal Fajar, juga telah menetapkan beberapa aset rampasan negara untuk digunakan TNI AU,” demikian Firli.
 


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya