Berita

Ekonom senior Rizal Ramli/RMOL

Politik

Terus Dorong PT Nol Persen, Rizal Ramli: Nggak Cukup Modal Masuk Gorong-gorong Jadi Presiden

SENIN, 31 JULI 2023 | 01:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presidential Threshold (PT) nol persen diyakini dapat menghadirkan kompetisi Pemilu yang baik, dan tidak hanya menghasilkan Presiden yang hanya bisa masuk ke gorong-gorong ataupun pangeran TikTok.

Begitu yang disampaikan ekonom senior, Rizal Ramli dalam sebuah acara launching buku yang ditulis CEO RMOL Network Teguh Santosa di Jakarta Utara, Minggu (30/7). Rizal mengatakan, pada Senin (31/7), akan ada pertemuan 20 tokoh membahas soal PT. Nanti hasilnya, akan diserahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai dasar gugatan Judicial Review PT 20 persen menjadi 0 persen.

"Karena UUD kita, tidak ada batasan Threshold. Setiap partai yang boleh ikut pemilu, berhak mengajukan calon," ujar Rizal seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (30/7).


Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini yakni, jika PT bisa menjadi nol persen, maka kemungkinan bakal ada 17 calon presiden yang bertarung di Pilpres 2024 nanti.

"Jadi mungkin ada 17 pasangan calon presiden, lebih kompetitif. Lebih bagus, nggak cukup hanya modal masuk gorong-gorong, atau pangeran Tiktok bisa jadi presiden. Ada competition yang riil buat calon presiden," pungkas Rizal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya