Berita

Undangan diskusi Partai Buruh/Net

Politik

Besok, Partai Buruh Ajak 12 Tokoh Duduk Bareng Bahas Presidential Threshold

MINGGU, 30 JULI 2023 | 09:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Buruh resmi mengajukan gugatan uji materi atas ketentuan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Untuk mengupas hal ini, Partai Buruh akan menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) yang menghadirkan 12 tokoh nasional di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin besok (31/7).

Mengangkat tema "Presidential Threshold Mengingkari Demokrasi", FGD ini rencananya akan dihadiri Prof. Jimly Asshiddiqie, Dr Rizal Ramli, Prof. Dr. R. Siti Zuhro, Dr Refly Harun, dan Jaya Suprana.


Selanjutnya Said Salahudin, MH, Dr Fery Amsari, Dr Amalinda Savirani, Dr Bivitri Susanti, Alghifari Aqsa SH MH, Khoirunnisa Nur Agustyati, dan Sandyawan Sumardi.

FGD ini juga akan dihadiri 300 peserta dari berbagai lapisan dan kalangan. Output FGD diharapkan dapat menyerap pemikiran dan gagasan para tokoh nasional yang pakar dalam bidangnya.

Hasil output FGD tersebut juga akan diserahkan ke Hakim MK, untuk memperkuat judicial review undang-undang terkait presidential threshold 20 persen diubah menjadi 0 persen.

Partai Buruh sudah memasukkan secara resmi gugatan judicial review presidential threshold 20 persen menjadi 0 persen pada tanggal 26 Juli 2023 ke Mahkamah Konstitusi.

Adapun bertindak selaku kuasa hukum di antaranya Pakar Hukum Tata Negara, Dr Feri Amsari dan mantan Direktur LBH Jakarta, Alghifari Aqsa, SH.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya