Berita

Anies Baswedan/Net

Publika

Dimusuhi Habis-habisan, Anies Akan Jadi Pemimpin Kuat

OLEH: ASYARI USMAN*
SABTU, 29 JULI 2023 | 21:49 WIB

ANIES Baswedan dijegal terus. Dengan segala cara. Ini fakta, bukan karangan. Anies memang tidak disukai para penguasa korup dan zalim kalau dia sampai ikut Pilpres. Apalagi sampai jadi presiden.
 
Kita-kita yang berakal sehat ini geleng-geleng kepala. Kok sampai segitunya mereka? Bukankah kita yang sedang mengalami kesulitan untuk keluar dari kerangkeng korupsi, oligarki taipan hitam, kesewenangan dan ketidakadilan ini memerlukan seseorang yang berintegritas dan berkapabilitas?
 
Indonesia memang sedang dikuasai orang-orang yang lumpuh mental dan berpenyakit hati. Ini merupakan kombinasi toksikal yang sangat “lethal” (mematikan). Di dalam hati mereka ada penyakit; maka akan dipertebal-Nya penyakit itu. Sampai mereka tersiksa sendiri oleh bayang-bayang ketakutan.
 

 
Anies sangat memahami diagnose ini. Dan beliau pun mengerti terapinya. Terapinya adalah berusaha terus sekuat tenaga untuk menyadarkan orang-orang yang sedang dilanda penyakit batin kronis itu.
 
Anies mengajak semua orang untuk mengembalikan kapal besar Indonesia ke arah yang dulu disepakati para awak seniornya. Kemudi Indonesia perlu diambil alih dari tangan orang-orang mabuk. Mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang pandir. Bahwa mereka sedang ugal-ugalan.
 
Karena paham kelakuan para penguasa yang sedang kritis kondisinya itulah maka Anies tidak takut untuk maju terus. Rakyat yang berakal sehat mendukung. Tepai, semua penguasa kompak menjegal.
 
Tentu tidak mudah beramanuver di tengah gerombolan orang-orang yang mabuk berat. Mata mereka merah. Sambil memegang botol-botol kaca yang telah dipecahkan. Bahkan para komandan mereka ada yang punya senjata api yang “loaded” alias berisi.
 
Nyawa tantangannya. Tapi Anies tahu itu. Dia tidak surut. Walaupun partai-partai pengawalnya diganggu terus. Ada yang diancam begal dan ada yang dikepung supaya tak bisa cari makan.
 
Banyak orang yang heran melihat Anies. Semakin dihalang-halangi, semakin kuat semangatnya untuk menerobos kepungan. Tanggung-tanggung mental, pasti sudah lama menyerah.
 
Dahsyat. Anies terlihat santai menghadapi tantangan yang sangat berat itu. Dia tidak peduli intimidasi.
 
Tindakan permusuhan dari para pemegang kekuasaan saat ini sama sekali tidak beralasan. Kalau pun dicarikan alasannya, itu hanya terkait dengan ketakutan yang berlebihan yang ditunjukkan para peguasa. Mereka takut bakal masuk penjara semua jika Anies menjadi presiden. Padahal, tidak semudah itu menjebloskan orang ke penjara.
 
Apalagi kalau Anies menjadi presiden. Dia tidak akan menunjukkan dendam kepada orang-orang yang memusuhinya saat ini. Anies tidak akan melaksanaan pemerintahan berdasarkan dendam.
 
Anies akan menjalankan kekuasaan berdasarkan perintah konstitusi, undang-undang, dan peraturan pelaksananya. Anies tidak akan merampas palu hakim untuk sewenang-wenang memenjarakan orang. Artinya, Anies tidak akan mencampuri urusan penegak hukum, baik itu Kepolisian, Kejaksaan, KPK, maupun pengadilan di semua jenis dan tingkat.
 
Sebagai presiden, Anies akan menempatkan orang-orang yang tepat dan berkompeten untuk menjalankan penegakan hukum (law enforcement). Dia tidak akan menitipkan nafsunya kepada para penegak hukum.
 
Jadi, sangatlah mengherankan sikap para elit politik yang habis-habisan memusuhi Anies hari ini. Tapi, ada satu yang dapat membesarkan hati. Bahwa semua pemimpin yang kuat muncul dari situasi keras dan tekanan berat.
 
*Penulis adalah wartawan senior

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya