Berita

Presiden Burundi Evariste Ndayishimiye/Net

Dunia

Presiden Burundi: Afrika Tidak Miskin, Ini adalah Benua yang Kaya

JUMAT, 28 JULI 2023 | 17:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Afrika sesungguhnya adalah benua yang kaya. Presiden Burundi Evariste Ndayishimiye mengatakan kepada media TASS, Jumat (28/7) di sela-sela KTT Rusia-Afrika, bahwa ia kurang sependapat dengan apa yang disebut orang-orang tentang kemiskinan Afrika.

"Saya tidak akan pernah menyebut Afrika miskin, ini adalah khayalan umum. Sebaliknya, Afrika adalah benua yang sangat kaya," katanya.

Ndayishimiye mencontohkan negaranya dan banyak negara di Afrika yang sejak 2020 telah memasuki kancah internasional dalam beberapa kerja sama.


"Uni Afrika telah memperkuat mekanisme regional untuk mencari solusi pembangunan. Baru-baru ini, Kawasan Perdagangan Bebas Benua Afrika telah dibentuk. Kami juga mengapresiasi peran organisasi subregional di kawasan ini,” tambahnya.

Negara-negara Afrika juga harus berkontribusi pada perkembangan seluruh umat manusia.

"Oorganisasi regional akan terus berkembang selama negara-negara Afrika ada di dalamnya. Misalnya, Komunitas Afrika Timur (EAC) sedang dalam proses menjadi federasi politik,” kata Ndayishimiye.

Pembentukan pasar bersama dan serikat pabean akan berkontribusi pada persatuan rakyat Afrika.

“Kerja sama perdagangan ini bertujuan untuk memperluas pasar Afrika. Saya sangat berharap visi kita akan menjadi kenyataan dalam waktu dekat,” tekannya.

Mengenai kerja sama Burundi dengan Rusia, Ndayishimiye mengatakan bahwa selama beberapa dekade kerja sama itu telah berjalan dengan baik.

"Saya yakin bahwa kami akan terus mengembangkan hubungan antara negara kami dan antara Rusia dan benua Afrika secara umum. KTT ini (KTT Rusia-Afrika) akan memungkinkan kita untuk menemukan solusi yang komprehensif. Inilah mengapa saya menantikan hasilnya dan berharap ini akan memberi kita hasil yang positif," tambahnya.

KTT Rusia-Afrika kedua berlangsung di Expoforum St. Petersburg pada 27-28 Juli, bersamaan dengan forum ekonomi dan kemanusiaan.

Sama halnya dengan KTT pertama di tahun 2019, acara ini diselenggarakan dengan tema "Untuk Perdamaian, Keamanan, dan Pembangunan". Acara ini diselenggarakan oleh Roscongress Foundation.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya