Berita

Ketua KPU RI Hasyim Asyari bersama jajaran menyaksikan proses simulasi bongkar muat logistik Pemilu 2024/RMOL

Politik

Ketua KPU RI Saksikan Simulasi Bongkar Muat hingga Pengepakan Logistik Pemilu 2024

KAMIS, 27 JULI 2023 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Simulasi bongkar muat hingga pengepakan logistik Pemilu 2024 disaksikan langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari, di Kantor KPU Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis siang (27/7).

Dalam kegiatan simulasi ini, Hasyim didampingi jajaran KPU RI, di antaranya Sekjen Bernad Dermawan Sutrisno dan Ketua Divisi Perencanaan, Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik Pemilu KPU RI, Yulianto Sudrajad.

Mereka menyaksikan alur pendistribusian logistik Pemilu saat tiba di kantor KPU daerah.


Pertama-tama, truk yang membawa logistik pemilu berisi kertas suara, formulir penghitungan suara, kotak suara, hingga bilik suara dilakukan pembongkaran muatan. Kemudian dimasukan ke dalam gudang dengan pengawalan Tim Pengaman Jagad Saksama KPU.

Setelah petugas bongkar muat mengangkut berbagai macam logistik pemilu ke dalam gudang, pencatatan berbagai jenis logistik dilakukan oleh petugas KPU daerah penerima.

Petugas KPU pun mencatat berbagai logistik yang dikirim dengan memperhatikan jumlah dan kualitas.

Proses selanjutnya, dilakukan pelipatan kertas suara, formulir penghitungan suara, termasuk kotak suara, untuk kemudian dilakukan pengepakan dalam bentuk siap pakai, sebelum dikirim ke tempat pemungutan suara (TPS).

Dalam proses simulasi yang berjalan, Kantor Berita Politik RMOL mendapati petugas masih mengalami kendala dalam mengepak surat suara dan kotak suara.

Petugas tampak lupa memasukkan kembali surat suara ke dalam plastik, sebelum dimasukkan ke dalam kotak suara.

Selain itu, petugas juga terlihat kesulitan saat memasukkan kotak suara ke dalam plastik pelindung, karena ukuran plastik terlalu ketat.

Hasyim dan jajaran tampak saksama menyaksikan seluruh proses yang berjalan. Bahkan, mereka memperhatikan setiap detail yang dilakukan. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya