Berita

Presiden Joko Widodo saat jumpa pers menjelang bertolak ke Tiongkok/Ist

Hukum

Kepala Basarnas Terjaring OTT, Presiden: Hormati Proses Hukum

KAMIS, 27 JULI 2023 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah terus memperbaiki sistem mencegah praktik korupsi, antara lain terkait pengadaan barang dan jasa di kementerian/lembaga melalui e-katalog.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Joko Widodo, menanggapi penetapan tersangka atas Kepala Basarnas 2021-2023, Marsekal Madya Henri Alfiandi, dan empat lainnya, terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Basarnas RI.

“Perbaikan-perbaikan sistem di semua kementerian dan lembaga terus dilakukan,” kata presiden, saat jumpa pers di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis pagi (27/7), sebelum bertolak menuju Tiongkok.


Lebih lanjut Presiden Jokowi menegaskan, pemerintah menghormati proses hukum terhadap pejabat yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kalau memang ada yang melompati sistem dan mengambil sesuatu dari situ, ya kalau terkena OTT, hormati proses hukum yang ada,” katanya.

Sementara itu, secara terpisah, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mengatakan, pihaknya meringkus 11 orang dalam kegiatan tangkap tangan di wilayah Jakarta dan Bekasi, Selasa siang (25/7).

Dari 11 orang itu, KPK menetapkan lima tersangka.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya