Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Latihan Militer Taiwan Dibatalkan Gara-gara Ancaman Topan Doksuri

SELASA, 25 JULI 2023 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Taiwan membatalkan sebagian rangkaian acara latihan militer terbesarnya karena harus bersiap menghadapi ancaman Doksuri, topan terkuat dalam empat tahun terakhir.

Latihan militer tahunan Han Kuang yang dimulai pada Senin (24/7) untuk mengantisipasi invasi dari China itu terpaksa harus dibatalkan karena Topan Doksuri.

Mengutip BBC pada Selasa (25/7), Doksuri sendiri diketahui telah menuju ke wilayah perairan yang memisahkan antara Taiwan dan Filipina dengan membawa kekuatan topan super mencapai 240 kilometer per jam.


Belum dipastikan dengan jelas apakah sisa latihan selama lima hari tersebut juga akan terganggu.

Namun, saat ini topan tersebut diperkirakan akan menghantam Taiwan pada Rabu (26/7) dan Kamis (27/7), dengan Biro Cuaca Taiwan dan pemerintah telah mengeluarkan peringatan mengenai angin kencang dan hujan lebat.

"Saya ingin mengingatkan warga untuk tidak meremehkan ancaman topan," kata Perdana Menteri Taiwan Chen Chien-jen dalam pernyataan yang diunggah secara online.

Sementara itu, di Filipina, topan Doksuri juga telah menyebabkan penutupan sekolah dan kantor di provinsi utara Cagayan karena badai semakin mendekat ke wilayahnya yang rawan banjir.

Dalam konteks global, ilmuwan iklim sendiri telah lama memperingatkan bahwa pemanasan global dapat meningkatkan intensitas dan frekuensi badai seperti Doksuri.

Untuk itu, rangkaian latihan Han Kuang tahun ini yang disebut telah mencatat sejarah sebagai salah satu latihan militer terbesar sejak dimulai pada tahun 1984, terpaksa diberhentikan.

Pada akhir pekan ini, badai ini diperkirakan akan mencapai China selatan, yang sebelumnya juga telah diguncang oleh topan Talim pada awal bulan ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya