Berita

Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat mendaftarkan Demokrat ke KPU sebagai partai peserta pemilu/RMOL

Politik

Respons Demokrat AHY Masuk 5 Besar Cawapres Ganjar

SENIN, 24 JULI 2023 | 14:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat menyambut baik pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyatakan Ketua Umum Demorkat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk radar lima cawapres Ganjar Pranowo.

“Ini menjadi suatu kehormatan yang kami apresiasi,” ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani dalam keterangannya, Senin (24/7).

Menurut Kamhar, masuknya nama AHY di lima besar cawapres Ganjar Pranowo juga sebagai bukti bahwa ketokohan dan elektabilitasnya sangat diperhitungkan juga diakui.


“Ini sebagai bentuk pengakuan, sekaligus menunujukkan tingkat ketokohan Mas Ketum AHY yang sangat memadai,” ujarnya.

Meskipun begitu, Kamhar menegaskan bahwa Partai Demokrat telah berkomitmen dan senantiasa istikomah bersama Koalisi Perubahan yang telah menetapkan Anies Baswedan sebagai capres.

“Kami bersyukur jika Mas Ketum AHY dikehendaki banyak pihak sebagai cawapres, namun tentunya yang paling pas dan sesuai dengan platform perjuangan mewujudkan Perubahan dan Perbaikan adalah bersama Mas Anies. Keduanya merupakan figur yang melekat kuat predikat ‘Pemimpin Perubahan’,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan sosok bakal cawapres Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 saat ini sudah mengecurut pada lima nama. Ketum Demokrat AHY masuk lima besar radar bakal cawapres.

Adapun, Lima nama itu yakni Sandiaga Salahudin Uno, Erick Thohir, Andika Perkasa, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

“Dulu ada 10 nama, sekarang sudah mengerucut ke lima nama. Saya sebutkan salah satunya bacawapresnya Mas AHY di Partai Demokrat juga masuk radar PDIP Perjuangan,” ungkap Puan pada acara puncak perayaan Hari Lahir (Harlah) Ke-25 PKB di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/7).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya