Berita

Presiden Joko Widodo dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Kata Adian, Jokowi Tidak Masif Dukung Ganjar karena Terbebani Status Presiden

SABTU, 22 JULI 2023 | 11:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo tidak mungkin mendukung bakal calon presiden selain yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres PDIP (TKRPP-PDIP) Adian Napitupulu menyadari, Jokowi sulit berbicara ke publik untuk mendukung Ganjar karena berstatus kepala negara.

"Tidak ada alasan Jokowi untuk tidak mendukung Ganjar. Dia sebagai kepala negara, tidak mungkin menyampaikan dalam pidato terbuka," kata Adian dalam keterangannya, Sabtu (22/7).


Adian mengatakan, Jokowi sebagai kader PDIP tentu ikut kebijakan partai yang sudah menentukan Ganjar sebagai bakal capres 2024. Terlebih, Jokowi merasa utang jasa karena bisa menjabat di level eksekutif mulai dari walikota, gubernur, sampai presiden dengan status sebagai kader PDIP.

"Dia (Jokowi) kader partai, dia tahu bagaimana berjalan bersama-sama di PDIP dalam banyak kesempatan," ujar pentolan Forum Kota (Forkot) 1998 ini.

Lebih jauh, politisi PDP itu meyakini, ke depan bukan hanya putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang akan ditunjuk menjadi juru kampanye Ganjar. Jokowi, kata dia, juga punya hak untuk mendukung Ganjar pada Pilpres 2024.

"Yang sama bicarakan dengan presiden, bukan cuma Gibran yang akan berkampanye, tetapi ketika waktunya, presiden juga (berkampanye),” kata Adian.

Soal kedekatan Jokowi dengan bakal capres Gerindra, Prabowo Subianto, Adian menilai wajar.

"Ya, dia (Jokowi) dekat dengan menterinya, Masak sama menteri jauh-jauhan. Tetapi (kedekatan Jokowi-Prabowo) tidak dalam kapasitas sebagai capres, (melainkan) sebagai menteri," pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya