Berita

Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama/Net

Dunia

Berupaya Turunkan Citra Dalai Lama, China Diduga Luncurkan Perang Propaganda

JUMAT, 21 JULI 2023 | 11:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perang propaganda diduga tengah diluncurkan oleh pemerintah China untuk merendahkan status dan memperburuk citra pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, di kancah internasional.

Perlakuan istimewa yang kerap diterima Dalai Lama yang bahkan mirip dengan jamuan kepada kepala negara oleh negara-negara seluruh dunia telah memicu ketidaksenangan China atas tindakan tersebut, karena dianggap dapat mengancam kedaulatan nasional China dan klaimnya atas Tibet.

Untuk itu, dalam upaya menunjukkan keburukan dan menurunkan statusnya di kancah internasioal, baru-baru ini pemerintah China diduga telah melakukan kampanye yang menyatakan bahwa pelecehan seksual telah merajalela di biara-biara Buddha Tibet, termasuk di India dan Mongolia.


Salah satu kampanye yang diluncurkan China yaitu terkait tuduhan pedofilia baru-baru ini yang menjerat nama Dalai Lama, yang mencium seorang bocah laki-laki pada Februari 2023 lalu di acara publik di Dharmshala.

Anehnya, insiden tersebut awalnya tidak diperbincangkan oleh publik, namun pada April 2023 lalu, muncul sebuah akun palsu di Twitter, Facebook dan YouTube yang sengaja mengunggah video tersebut, dengan judul "Selamatkan anak-anak dari Dalai Lama", dan "mari kita hentikan pelecehan anak".

Mengutip Tibet Press, Jumat (21/7), tuduhan pelecehan seksual itu menjadi sorotan dan topik perbincangan di media internasional, yang telah memberikan kesempatan bagi China untuk mencoreng nama baik Dalai Lama dan mempengaruhi opini publik tentang beliau sebagai pemimpin agama.

"China telah memanfaatkan berbagai platform media sosial dan akun palsu untuk menyebarkan narasi negatif tentang Dalai Lama ini," tulis Tibet Press dalam laporannya.

Tidak hanya itu, Biara Gandan Tegchinlen, biara Buddha utama di Mongolia, juga menjadi target kampanye kotor ini dari China. Insiden pelecehan seksual yang melibatkan beberapa lama muda di asrama Datsang di Biara Gandan juga telah mengundang perhatian dan kecaman publik di Mongolia.

Tuduhan yang beredar secara luas ini diduga sengaja dibuat untuk menimbulkan pertanyaan tentang ajaran dan citra Dalai Lama sebagai pemimpin spiritual di mata dunia internasional.

Perang propaganda ini telah menegaskan betapa sensitifnya isu Tibet dan bagaimana China berusaha keras untuk mengendalikan narasi tentang Tibet dan Dalai Lama di kancah internasional.

Semua tuduhan dan kampanye negatif ini bertujuan untuk mempengaruhi opini publik tentang Dalai Lama dan Tibet, serta mempengaruhi hubungan diplomatik antara Dalai Lama dengan negara-negara lain.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya