Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Ist

Politik

Erick Thohir: Euforia Capres-Cawapres Jangan Lupakan Pekerjaan

KAMIS, 20 JULI 2023 | 03:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Euforia soal calon presiden dan calon wakil presiden yang terjadi saat ini jangan sampai membuat semua pihak melupakan pekerjaan-pekerjaan yang perlu segera diselesaikan.

Demikian disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir usai menghadiri acara Festival Hijriah 1 Muharram 1445 H di Jakarta, Rabu malam (19/7).

Erick mengaku rutin berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bakal calon presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo. Namun demikian diskusi soal capres-cawapres belum dilakukan.


"Kalau diajak diskusi ya memang selama ini saya ada komunikasi dengan Pak Ganjar dan Pak Prabowo, mungkin sebulan sekali, kadang dua bulan sekali. Saya rasa hal yang lumrah, tapi bukan sesuatu yang istilahnya untuk melakukan hal-hal yang belum waktunya," tuturnya.

Erick mengatakan, diskusi mengenai capres cawapres perlu sejumlah pertimbangan, mulai dari proses koalisi hingga kecocokan antara bakal capres dan cawapres.

"Saya rasa terlalu dini pada saat ini (bahas soal capres-cawapres), dan hari ini pun saya rasa survei-survei itu masih banyak pada capres, bukan cawapres. Jadi, jangan jadi euforia yang justru kita tidak bekerja, bahkan melupakan jangka pendek pekerjaan-pekerjaan yang memang sudah perlu penyelesaian," ujarnya.

Saat ini Erick Thohir merupakan salah satu figur yang didorong Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi bacawapres Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo. Kendati demikian, Erick mengaku hanya bisa menunggu keputusan.

"Tentu kita hanya menunggu saja mana yang terbaik. Saya rasa kembali pada beberapa bulan ini masih banyak pekerjaan, persiapan (Piala Dunia) U-17 pada November, konsolidasi BUMN. Saya rasa saya masih fokus di situ. Kalau memang nanti ada hal-hal yang berlanjut, ya kita lihat saja dulu. Saya rasa terlalu dini kalau sekarang," jelasnya.

Erick juga menegaskan ingin bisa membangun Indonesia ke depan dengan cetak biru pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

"Sehingga kita bisa memastikan tadi, bukan hanya duduk di kekuasaannya, tapi hasilnya apa ke depan. Itu harus jadi komitmen sama-sama. Tidak bisa kita bangun itu sendiri-sendiri dan saya bilang, saya tidak mau jadi bagian yang berkuasa tapi justru merusak bangsa ini. Mendingan tidak," tutup Erick Thohir.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya