Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Harga Tiket Masuk Colosseum Meroket, Diduga Ditimbun Agen Wisata

KAMIS, 20 JULI 2023 | 00:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tempat wisata Colosseum, Roma telah menarik jutaan pengunjung ke Italia setiap tahunnya. Tetapi belakangan banyak wisatawan mengeluh karena kesulitan mendapat tiket reguler resmi yang dikeluarkan pihak Colosseum. Alhasil mereka membeli tiket dari agensi tur dengan harga yang jauh lebih mahal.

Dengan banyaknya laporan yang diterima otoritas antimonopoli Italia melakukan penyelidikan mendalam terkait lonjakan tiket masuk Colosseum.

Mereka menyelidiki penjual tiket resmi CoopCulture serta empat perusahaan tur yang dicurigai menimbun banyak tiket sehingga harganya naik.


"CoopCulture tampaknya tidak menerapkan sistem yang tepat untuk menghindari penimbunan tiket. Sehingga oknum bisa membeli banyak tiket dengan harga biasa, kemudian menjualnya kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat The Star pada Rabu (19/7).

Tiket reguler biasanya berharga 18 euro (Rp 303 ribu). Tetapi situs web resmi  Colosseum pada Selasa (18/7)menunjukkan hanya ada tiga tempat tersisa hingga 7 Agustus.

Di waktu yang sama, situs web perusahaan tur lokal justru menawarkan banyak tiket untuk pergi ke Colosseum mulai dari harga 37,5 hingga 74 euro (Rp 629 ribu hingga Rp 1,2 juta).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya