Berita

Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai menggelar pertemuan di Rumah Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa malam (18/7)/RMOL

Politik

Effendi Simbolon dan Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo, Internal PDIP Pecah?

RABU, 19 JULI 2023 | 20:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua politisi PDI Perjuangan yang bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menunjukkan desas desus perpecahan di internal partai berlogo banteng moncong putih seperti benar adanya.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi sudah ada dua politisi yang "merapat" ke Prabowo, yakni Effendi Simbolon dan Budiman Sudjatmiko.

"Diberitakan Effendi Simbolon dan Budiman Sudjatmiko merapat ke Prabowo. Boleh jadi kalau demikian benar adanya, berarti sedang terjadi eksodus kader-kader PDIP dari dukungan ke Ganjar jadi mendukung Prabowo," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/7).


Muslim menduga, kedua kader PDIP itu tidak yakin jika bakal calon presiden (Bacapres) PDIP, Ganjar Pranowo akan menang dalam pertarungan di Pilpres 2024 nanti. Sehingga, keduanya beralih mendukung Prabowo.

"Karena mereka juga pasti yakin Prabowo menang karena didukung Jokowi. Fenomena itu perlihatkan sedang terjadi perpecahan di kubu PDIP soal capres," kata Muslim.

Bahkan Muslim menilai, sikap Budiman dan Effendi dapat dianggap mbalelo terhadap Megawati Soekarnoputri dan partai yang membesarkan mereka.

"Cuma apakah sudah dijamin Prabowo akan menang karena didukung Jokowi? Kelihatannya sikap Budiman dan Effendi itu bisa saja spekulasi saja," terang Muslim.

Karena menurut Muslim, sikap Jokowi soal capres hingga saat ini masih belum pasti. Publik pun juga sudah kenyang dengan sikap Jokowi yang sering memberikan harapan palsu.

"Pertanyaannya, apakah Prabowo dijamin menang kalau didukung Jokowi? Karena selama ini Jokowi banyak sakiti rakyat dalam kebijakannya," pungkas Muslim.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya