Berita

Deddy Mizwar menjalani Sidang Promosi Doktor Universitas Padjajaran di Bandung/Ist

Publika

Momen Aktor Deddy Mizwar Raih Gelar Doktor

SELASA, 18 JULI 2023 | 10:28 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

ENAM kali Deddy Mizwar jeda minum dalam sidang. Sesekali ia tampak menyeka keringat di wajahnya. Meski di Bandung, tapi ruang sidang yang kecil agak garing. Mesin pengatur suhu udara rasanya tidak bekerja optimal.

Deddy melayani enam penanya, setiap kali jeda minum itu dilakukan untuk ancang-ancang menjawab pertanyaan penguji.

Begitulah suasana saat aktor yang terkenal sebagai pemeran Naga Bonar itu mengikuti Sidang Promosi Doktor Universitas Padjajaran di Bandung, Senin (17/7) siang. Sidang berlangsung di Gedung A Pascasarjana FISIP Unpad, Jalan Bukit Dago Utara No.25, Kota Bandung.


Di ruang itulah Deddy Mizwar mempertahankan disertasinya berjudul "Pelaksanaan Fungsi Koordinasi dan Pengawasan dalam Pengendalian  Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara sebagai Kawasan Strategis Provinsi Jawa Barat".

Sidang berlangsung sekitar 150 menit membuahkan hasil gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dengan IPK 4.0 atau sangat memuaskan.

Malu Sama Anak

Seminggu lalu saat mengirimi saya undangan promosi doktornya, Deddy mengatakan tidak mau kalah dengan anaknya yang saat ini bertugas di Papua. Yang dimaksud adalah Mayor Inf Dr. Zulfikar Rakita Dewa, S.E., S.Hub.Int., M.I.Pol., M.H., M.M. Sebulan lalu putranya telah lulus dalam sidang promosi doktor dari jurusan dan kampus sama dengan yudisium cumlaude (IPK 4.0).

Deddy Mizwar didampingi istri, Giselawati tampak sumringah menerima ucapan selamat atas keberhasilannya meraih gelar doktor.

"Saya selalu meyakinkan dia, tidak ada waktu terlambat," ujar Giselawati.

Gelar terpelajar itu merupakan kado bagi Deddy Mizwar yang baru beberapa bulan menginjak usia 68 tahun. Aktor kelahiran 5 Maret 1955, ayah dua anak Senandung Nacita dan Zulfikar Rakita Dewa itu memulai karier di dunia film pada 1976 lewat film "Cinta Abadi", disutradarai oleh almarhum Wahyu Sihombing, yang notabene adalah dosennya di LPKJ (sekarang IKJ-- Institut Kesenian Jakarta).

Perjalan karier Deddy dalam rentang hampir 50 tahun telah membawanya sebagai insan film paling lengkap: aktor, sutradara, produser, ilmuwan, dan politikus.

Tampil Memukau

Di hadapan ketua sidang, ketua promotor, dan anggota promotor Prof Dr R Widya Setiabudi Sumadinata, Prof DR H Nandang Alamsyah Deliarnoor, Prof Dr H Utang Suwaryo, Prof Dr Arry Bainus, Dr Dede Sri Kartini, Dr Alfian Sulaeman, dan Dr Novie Indrawati Sagita sebagai oponen ahli, Deddy Mizwar tampil memukau.

Sebagai promovendus, Deddy Mizwar dengan penuh percaya diri menggabungkan "ritual" ilmiah itu dengan seni pertunjukan panggung yang memukau seluruh hadirin dan promotornya.

Enam kali jeda minum adalah bagian bumbu "pertunjukan" itu. Disempurnakan dengan sujud syukur di lantai dan pembacaan puisi "Membaca Tanda-Tanda" karya penyair Taufiq Ismail sebagai penutup.

Satu lagi pamungkas sidang tersebut. Deddy sempat beberapa saat menangis sesenggukan saat menjawab pertanyaan terakhir dari promotor. "Selepas ini saya tidak akan menjadi pemimpin daerah maupun pemimpin nasional. Saya sudah cukup bahagia, jika tiba saatnya, kelak  bisa menjawab kalau ditanya malaikat," ucapnya sambil meneteskan air mata.

Jawaban itu terkait dengan substansi disertasinya mengenai penyelamatan lingkungan di Kawasan Bandung Utara. Di dalam disertasinya, dia mengungkap di daerah itu telah terjadi alih fungsi lahan yang tidak terkendali, sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan bahkan ancaman bencana ekologis, seperti krisis air, potensi longsor dan banjir bagi daerah sekitar.

"Upaya pengendalian telah dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat melalui Perda No 1/2008 yang kemudian diubah dengan Perda No 2/2016. Namun, pengendalian pemanfaatan lahan di kawasan Bandung Utara tetap tidak berjalan optimal," paparnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang menghadiri sidang kemarin bersama istri membenarkan Deddy. "Tapi itu terjadi sebelum periode kami memimpin Jawa Barat," katanya.

Ahmad Heryawan pernah berpasangan memimpin Jawa Barat dengan Wakil Gubernur Deddy Mizwar (2013-2018).

Selain Ahmad Heryawan dan istri, sidang promosi doktor Unpad kemarin juga dihadiri beberapa sahabat Deddy Mizwar dari kalangan film. Antaranya, Miing Bagito, Zairin Zain, David Setiawan Suwarto, Banardi Rachmat, Jayamahe Dinar, Marah Sakti Siregar, Firman Bintang, dan Wina Armada.  

"Beri kami kearifan membaca tanda-tanda. Karena ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan akan meluncur lewat sela-sela jari".

Dalam perjalanan kembali ke Jakarta, selepas menghadiri sidang promosi doktor Deddy Mizwar, masih terngiang sebait puisi Taufiq Ismail itu. Sangat menyentuh ketika dibacakan promovendus dalam sidang.

Semoga terus menginspirasi aktor Deddy Mizwar untuk menjadikan itu basis pengamalan ilmu menghadapi bencana ekologis yang mengancam Indonesia. Sebagai ilmuwan, politikus maupun sebagai seniman.

Penulis adalah Wartawan Senior

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya