Berita

Reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo dinilai sebagai respons atas sindiran Surya Paloh/Ist

Politik

Ketika Sindiran Surya Paloh Dijawab Jokowi dengan Menggeser Menteri Nasdem

SENIN, 17 JULI 2023 | 18:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden Joko Widodo baru saja melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) itu menggantikan politikus Partai Nasdem, Johnny G Plate, yang kini tengah menghadapi kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G.

Menurut pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, pelantikan tersebut bukan semata-mata karena pejabat sebelumnya bermasalah. Tapi ada alasan lain.

"Ini adalah reaksi Pak Jokowi atas sindiran Pak Surya Paloh (Ketua Umum Nasdem) yang menyebut revolusi mental yang dicanangkan Pak Jokowi belum menjadi kenyataan," kata Surokim, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (17/7).


Surokim mengakui, pengangkatan kabinet memang hak prerogatif presiden, mau kapan saja dan siapa saja. Namun semua paham bahwa ada konteks politik yang selalu dinamis dan tidak berada di ruang hampa.

“Dan bisa jadi kemungkinan besar pelantikan Menkominfo itu merupakan reaksi Presiden Jokowi atas sindiran dari Pak Surya Paloh dan Partai Nasdem. Jadi sindiran Pak Surya Paloh dan Nasdem itu juga bisa menjadi penguat,” tuturnya.

Dengan adanya sindiran Surya Paloh terhadap Jokowi, lanjut Surokim, akan semakin membuat jarak antara Partai Nasdem, Surya Paloh, dan Jokowi terus menjauh. Kian lantang Surya Paloh dan Partai Nasdem menyerang Jokowi, menurut Surokim, akan semakin kontraproduktif.

“Pak Surya Paloh sah-sah saja mengkritik dan bisa mencari pembelaan atas sikap yang tak lagi sejalan dengan Pak Jokowi untuk positioning partai. Namun sejauh ini tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pak Jokowi trennya masih positif,” paparnya.

Hal ini, kata Surokim, yang jadi problematik bagi Partai Nasdem. Seolah dalam posisi maju kena mundur kena. Apalagi posisi Partai Nasdem juga masih dalam barisan partai pengusung pemerintahan Jokowi saat ini.

“Saya pikir sindiran-sindiran yang disampaikan akan potensial bisa bermakna lain jika Pak Surya Paloh dan Partai Nasdem tidak berhati-hati. Dan menurut saya, sindiran Pak Surya Paloh saat acara Apel Siaga Perubahan Nasdem di Stadion Utama Gelora Bung Karno sangat mengusik Istana,” pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya