Berita

Ketua DPW Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi/RMOLAceh

Politik

Tak Bisa Tampung Semua Kader dalam Apel Siaga Perubahan, Ketua Nasdem Aceh Minta Maaf

MINGGU, 16 JULI 2023 | 03:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jumlah peserta Apel Siaga Perubahan yang akan diselenggarakan Partai Nasdem di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada hari ini, Minggu (16/7) diperkirakan akan membeludak.

Indikasi ini terlihat dari jumlah kader dan simpatisan yang mendaftar. Di mana jumlahnya sudah mencapai 180 ribu.

"Semula DPP Partai Nasdem merencanakan akan menghadirkan sebanyak 100 ribu kadernya. Tapi yang telah mendaftar dan bergerak dari seluruh Indonesia mencapai 180 ribu orang," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (15/7).


Taufiqulhadi menambahkan, DPW Partai Nasdem Jawa Barat dan DPW Partai Nasdem DKI Jakarta menjadi penyumbang rombongan kader terbanyak. Bahkan, kader yang akan hadir dari dua wilayah ini saja sudah mencapai hampir 100 ribu orang.

Begitu juga dengan DPW Partai Nasdem Aceh. Semula Nasdem Aceh akan menghadirkan 1.500 orang, dengan rincian kader dari Aceh 500 orang, ditambah 1.000 komunitas Aceh di Jakarta yang menjadi pendukung Nasdem.

"Tapi tiba-tiba terjadi gelombang antusiasme di kalangan Masyarakat Aceh diaspora ini terhadap Apel Siaga tersebut, diperkirakan ada lima ribu orang ingin hadir," ujarnya.

Lanjut Taufiqulhadi, berhubung situasi di SUGBK yang sudah penuh dan fasilitas yang disediakan DPW Nasdem Aceh terbatas, maka panitia hanya mampu menerima tambahan 500 saja lagi. Jadi peserta dari Aceh nantinya menjadi 2.000 orang.

Untuk itu, Taufiqulhadi meminta maaf sehubungan kapasitas stadion hanya menampung 80.000 orang, maka ada sekitar 100.000 lainnya mungkin berada di luar, termasuk rombongan dari Aceh.

"Maka, di luar juga disediakan fasilitas TV dan lain-lainnya untuk dapat mengikuti acara itu secara seksama," sebutnya.

Taufiqulhadi menjelaskan Apel Siaga Perubahan ini diselenggarakan dalam rangka mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya