Berita

Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta, Chrysmon Gultom/Net

Politik

GMKI Jakarta: Semua Elemen Bertanggung Jawab Jaga Bangsa dari Perpecahan pada Pemilu 2024

SABTU, 15 JULI 2023 | 16:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Hampir setiap momentum pemilihan umum (Pemilu), Indonesia diperhadapkan dengan kondisi politik yang tidak stabil.

Ancaman pada kondisi-kondisi tertentu seperti kampanye hitam di media sosial serta persoalan dasar masyarakat secara tidak langsung mendesak generasi muda mengambil peran efektif.

Terlebih, kata Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta, Chrysmon Gultom, perbedaan pendapat saat pemilu bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.


Menjelang Pemilu 2024, Gultom berharap, ada sinergi dari semua elemen masyarakat untuk menangkal adanya paham yang berpotensi menjadi bibit perpecahan sosial.

"Seluruh elemen masyarakat, para stakeholder untuk bersama-sama menciptakan demokrasi yang kita cita-citakan tanpa melangsungkan tuduhan subjektif dan harapannya menangkal paham radikalisme dan intoleransi dalam Rangka Pemilu 2024," kata Gultom dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7).

Bahkan, Dia menyebutkan, refleksi dan evaluasi pada pemilu tahun-tahun sebelumnya harus menjadi acuan bersama. Bahwa masyarakat terbelah oleh isu yang dimainkan kelompok tertentu, dan ini tidak boleh terulang.

"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama menjaga dan merawat bangsa ini dari perpecahan. Persatuan yang kita aminkan selama ini harus mampu mendorong Pemilu 2024 menjadi pemilu yang damai, tertib dan sejuk," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya