Berita

Zulkifli Hasan bersama kader-kader Partai Amanat Nasional (PAN)/Ist

Politik

Kinerja Sebagai Mendag Kerek Elektabilitas PAN, Zulhas: Hasil Kerja Tim

KAMIS, 13 JULI 2023 | 13:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil survei yang bergerak positif, harus menjadi masukan yang baik bagi Partai Amanat Nasional (PAN) untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024. Torehan positif dalam survei, bagi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan merupakan kerja keras semua kader.

"PAN selalu melihat survei sebagai dua hal, pertama evaluasi, kedua acuan serta pemicu semangat agar kinerja kedepan semakin baik," ujar Zulhas, sapaan karibnya di Jakarta, Kamis (13/7).

Zulhas turut mengingatkan prestasi ini jangan sampai membuat para kader terlena, melainkan harus semakin gigih dalam bekerja agar bisa merealisasikan temuan baik dalam sejumlah survei tersebut.


"Tentu para kader harus bisa memastikan hasil baik ini dengan memenangkan hati rakyat secara sungguh-sungguh dalam pemilu. Jangan sampai terlena, karena butuh kerja sama tim yang baik untuk menang," ucap Zulhas.

Dalam hasil survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) pada periode 5-13 Juni 2023, elektabilitas PAN tercatat sebesar 5 persen. Hal ini membuat PAN mengalahkan partai-partai lain seperti PKS dan PPP.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, elektabilitas PAN bisa meningkat karena didongkrak oleh kinerja positif Zulhas sebagai Menteri Perdagangan. Hal ini terlihat dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap Kementerian Perdagangan pimpinan yang meraih 52,1 persen.

"PAN saat ini alami perubahan signifikan, berkat Zulhas yang berhasil membawa PAN lebih terbuka. Tentu, ini kabar baik karena ada semacam perluasan target pemilihan PAN," kata Dedi.

PAN, dalam pandangan Dedi, konsisten mengalami kenaikan elektabilitas seiring waktu mendekati ajang Pemilu 2024. Apalagi, saat ini di PAN memiliki pendukung baru yakni generasi milenial yang berpotensi meningkatkan elektabilitas partai besutan Zulhas ini.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya